IAI TABAH–Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan selenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui workshop penguatan moderasi beragama di wilayah pantura, Kamis (22/12). Kegiatan ini mengundang lebih dari 20 pimpinan satuan pendidikan tingkat Madrasah Aliyah di kecamatan Paciran Lamongan dan juga tiga kecamatan sekitarnya.

Kegiatan workshop ini merupakan bentuk aksi bantuan pengabdian masyarakat berbasis program studi dari Litapdimas Dirjen Pendis Kementrian Agama RI dengan tujuan agar terjadi sinergi antara Perguruan Tinggi dengan lembaga pendidikan di kawasan pantura Lamongan terutama dalam penguatan penyusunan program moderasi beragama di satuan Pendidikan.

Sebagaimana disampaikan oleh Kasi Pendma Kementrian agama Kebupaten Lamongan H. Banjir Sidomulyo, dalam pembukaan workshop bahwa moderasi beragama merupakan salah satu program nasional oleh Presiden Jokowi dan kementerian Agama sebagai leading sector program nasional tersebut.

Raikhan, sebagai wakil dari pimpinan dan ketua tim pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan awal dari bentuk pengabdian kampus kepada komunitas praktisi pendidikan dan selanjutnya melalui MoU, IAI TABAH siap bersinergi untuk pembinaan dan peningkatan kualitas satuan Pendidikan MA melalui dengan keberadaan delapan program studi dan balai pelatihan.

“Dalam sela-sela kegiatan tersebut juga dilaksanakan MoU antara IAI TABAH dan pimpinan lembaga yang hadir sebagai bentuk ikatan formal dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan selanjutnya antara kampus dan satuan Pendidikan, baik penguatan program pembelajaran, penelitian, pengabdian, dan juga pengembangan SDM,” ujarnya.

Yahya Nur Kholis, M.Pd. salah satu perwakilan peserta sekaligus kepala MA Mazroatul Ulum Paciran menyampaikan sangat menyambut baik kegiatan semacam ini, karena ini menunjukkan kepedulian Perguruan Tinggi terhadap komunitas Madrasah Aliyah.

“Kegiatan ini memberikan sumbangsih terhadap kualitas dan wawasan tentang implementasi moderasi beragama yg sampai saat ini belum pernah diperoleh oleh para pengelola MA, beliau berharap tidak hanya selesai sampai kegiatan ini tapi terus menjalin silaturahmi melalui kegiatan-kegiatan yang lain, jika Perguruan Tinggi peduli dg Madrasah tentunya Madrasah juga akan peduli dengan eksistensi Perguruan Tinggi,” pungkasnya.

Tepat pada pukul 16.00 kegiatan workshop penguatan moderasi beragama oleh program studi PAI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah ini ditutup oleh Pendma Kementerian Agama Kabupaten Lamongan. (MK.Fatih/Hsn)