Relasi Media Digital dan Budaya Masyarakat

by Feb 2, 2022Opini

Ketika berbicara tentang teknologi media digital yang ada dipikiran penulis adalah bagaimana relasi kegiatan tersebut, outputnya, teknologi media digital, dan berbagai perangkat yang digunakan lainnya. Secara historis manusia mengenal buadaya teknologi media sejak zaman pra sejarah, yang berinovasi sampai era teknologi media digital sekarang ini. Lahirnya teknologi media digital karena adanya perkembangan TIK berjejaring internet yang didukung oleh berbagai inovasi secara massif perangkat keras dan lunaknya.

Secara alamiah teknologi juga mengalami inovasi sesuai dengan tuntutan kebutuhannya, dimana pemaknaan teknologi secara “harfiah” dalam konteks budaya hingga kini masih beragam, dan belum terdefinisikan secara inheren. Bahkan menurut Pacey, (1983) teknologi didefinisikan sebagai “netralitas budaya moral dan politik yang bebas dari sistem nilai-lokal dan tidak mempengaruhi dan dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya”. Meski definisi teknologi secara budaya masih berinovasi, sesuai dengan perkembangan teknologi budaya yang mengkonstruksinya.

Hal ini dipahami oleh penulis bahwa setiap teknologi yang dipraktikkan pada kehidupan manusia, baik secara individu maupun kelompok selalu mengalami pergeseran dan perkembangan secara dinamis. Perkembangan teknologi tidak terlepas dari pola kehidupan dan kebudayaan manusia, khususnya masyarakat yang mengadopsinya. Media digital merupakan tempat praktik budaya di dunia global. Dimana budaya media digital tidak bisa dibatasi dengan jarak geografis, ruang, dan waktu, bahkan siapapun dia tidak sanggup untuk menghentikannya. Hal itu berbeda dengan perkembangan budaya pada masyarakat komunal yang bisa dikendalikan oleh institusi yang memiliki relasi atau potensi kekuasaan di lingkungannya. Sementara budaya media digital jauh berbeda hal ini karena media digital berjejarin internet dan berpraktik di masyarakat virtual atau dunia maya.

Dengan adanya pandemic covid-19 di tahun 2019 hingga adanya berbagai varian baru membuat media digital sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan apapun yang awalnya dilakukan secara offline satu dengan yang lain bisa berinteraksi secara langsung seketika dibatasi dengan kegiatan secara online. Dampak penyebaran pandemic yang sangat cepat membuat manusia merasakan ketakutan tersendiri. Masyarakat berkomunikasi melalui media sosial yang mengakibatkan penggunaan internet pada masa pandemic sangat meningkat drastis.

Budaya teknologi berelasi pada masalah persepsi, kepercayaan, dan nilai-nilai yang berkembang di komunitas masyarakat ketika adopsi teknologi itu berlangsung. Perlakuan manusia terhadap penggunaan teknologi senantiasa dipengaruhi olrh tata nilai-nilai budaya dikomunitasnya. Melihat potensi semacam ini maka berbagai regulasi dan perencanaan diharapkan tidak hanya fokus pada masalah teknologinya saja, tetapi juga bisa menyentuh pada aspek sosial dan budaya masyarakat penggunanya.  

Semakin berkembang inovasi teknologi yang diciptakan oleh manusia, semakin membuat masyarakat hidup sejahtera. Teori determinisme teknologi ini menyatakan relasi antara masyarakat dan teknologi bersifat kausalitas sehingga inovasi teknologi yang diciptakan dianggap bisa menentukan perubahan struktur sosial dan budaya masyarakat penggunanya secara holistic (Leo Marx, 1994). Dalam konteks ini teknologi seolah menjadi kunci utama untuk mengendalikan masyarakat, bahkan dianggap perkembangan organisasi sosial dan kebudayaan di masyarakat merupakan hasil produksi teknologi dan komunikasi (Bergess, 1991). Sedangkan dampak yang dianggap paling signifikan dalam implementasi teori ini adalah perubahan nilai sosial dan budaya masyarakat dari hasil ciptaan inovasi teknologi (Burgess, 1991).

Mengenai sifat dan karakter sebuah budaya media sangat penting bagi pengelola dan pembaca, maupun pihak yang memanfaatkan media digital yang bersangkutan. Pada titik inilah makna terpenting kita mengenal karakteristik budaya media digital. Fenomena tersebut baik dilihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan, dan praktik budaya, perkembangan teknologi media semacam ini masih sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan objek kajian budaya teknologi. Keunggulan kajian budaya teknologi media digital dapat menjelaskan fenomena dan pemaknaan secara bebas dan mendalam, tidak dibatasi oleh rambu-rambu sebagaimana disiplin ilmu lainnya.

Penulis: Intihaul Khiyaroh, M.A