Olimpiade PAI, MHQ, dan MQK Ramaikan Dies Natalis IAI TABAH ke-30

by | Feb 7, 2024 | Berita | 0 comments

Berita IAI TABAH–Dalam rangka pelaksanaan Dies Natalis ke-30 Tahun 2024 yang mengambil tema “Transformasi IAI TABAH: Unggul, Berkarakter, dan Sinergitas Bersama Masyarakat”, Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) kembali melaksanakan olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) ditambah Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) untuk siswa tingkat SMA/MA/Sederajat se-Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Februari 2024 di kampus IAI TABAH.

Dies natalis tahun 2024 ini dikemas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana bulan September diawali dengan Rektor Cup yang berisi turnamen futsal dan badminton hingga hari ini berlangsung kegiatan olimpiade diharapkan dapat ikut serta memeriahkan rangkaian Dies Natalis IAI TABAH ke-30. Olimpiade diselenggarakan dalam rangkaian peringatan dies natalis sebagai wujud kepedulian IAI TABAH untuk meningkatkan potensi generasi muda terhadap penguasaan ilmu keislaman dan al-qur’an.

“Rangkaian kegiatan Dies Natalis ini diawali dengan perebutan piala rektor, kemudian olimpiade PAI, MHQ, dan MQK, dilanjut seminar internasional, serta ditutup dengan festival gemar makan ikan,” ucap M. Kavin Lidinillah, M.Hum. ketua panitia Dies Natalis ke-30 dalam sambutannya.

IAI TABAH dengan tagline-nya Empowering the Society: Excellent and Prestigious diimplementasikan dalam banyak program maupun kegiatan yang berorientasi akademis dan merangkul masyarakat. Agar kampus IAI TABAH semakin dikenal dan berdampak secara luas.

“Acara rutinan ini sebagai wujud mengejewantahkan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat, implementasi kegiatan edukatif, dan penguatan ilmu pengetahuan,” ujar rektor IAI TABAH Dr. Alimul Muniroh, M.Ed. saat membuka acara.

Kegiatan olimpiade ini diikuti oleh 25 lembaga se-Jawa Timur yang berasal dari Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, Surabaya, dan Gresik. Adapun jumlah peserta yang daftar rinciannya sebagai berikut: Olimpiade PAI= 94, MHQ= 68, dan MQK=26 siswa. Semoga kegiatan ini menjadi sebuah kompetisi yang membawa keberkahan dan mampu melahirkan bibit-bibit unggul.

“Alhamdulillah kegiatan olimpiade ini berjalan dengan sukses, sehat, dan sportif. Acara juga dimeriahkan dengan bazar dari prodi maupun dan UKM. Semoga tahun depan kembali diselenggarakan dan jumlah pesertanya bertambah lebih banyak lagi,” pesan Nur Hakim, M.Pd. selaku koordinator olimpiade.

(Humas)