Meningkatkan Penjualan UMKM dengan Affiliate Marketing

by | Aug 30, 2023 | Opini | 0 comments

Oleh: Nur Sa’idaturrohmah, S.E.I., M.E. (Dosen Tetap Prodi Ekonomi Syariah IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan)

Affiliate marketing adalah model bisnis di mana seorang individu mempromosikan produk atau jasa orang lain dan menerima komisi ketika seseorang melakukan pembelian melalui link afiliasinya. Bisnis ini semakin populer di era digital di mana semua orang dapat menjadi afiliasi melalui platform digital yang mudah diakses.

Salah satu strategi online yang dapat digunakan UMKM adalah affiliate marketing  dengan memberikan komisi untuk setiap pelanggan baru yang datang melalui link referensi atau kode unik partner (affiliate). Partner affiliate mempromosikan produk UMKM melalui berbagai platform online seperti website, blog, atau media sosial dengan menggunakan link afiliasi atau kode unik yang diberikan oleh UMKM. Ketika pelanggan baru melakukan pembelian, affiliate akan mendapatkan komisi.

Terdapat beberapa manfaat bagi UMKM dengan menggunakan affiliate marketing yaitu:

1. Mengurangi Biaya Iklan

Dalam affiliate marketing, UMKM dapat memanfaatkan partner mereka untuk melakukan pemasaran dengan cara berbagi keuntungan. Sehingga UMKM tidak perlu mengeluarkan biaya upfront untuk iklan.

2. Meningkatkan Visibilitas Merek

Dengan memiliki banyak partner affiliate, merek UMKM dapat menjadi lebih terkenal di pasar dan menjangkau pelanggan baru yang lebih luas.

3. Meningkatkan Penjualan

Dalam affiliate marketing, semakin banyak pelanggan yang datang melalui link partner, semakin tinggi penjualan yang akan diperoleh oleh UMKM.

Alasan Mengapa Affiliate Marketing Dapat Meningkatkan Penjualan UMKM antara lain:

a. Pemasaran yang lebih canggih

UMKM dapat memperluas jangkauan target pasar mereka secara luas dan efektif, apa pun ukurannya.

b. Promosi yang mudah

Partner affiliate dapat mempromosikan produk UMKM secara otomatis dengan lebih mudah, sehingga menjadikan promosi UMKM lebih terbuka dan masuk akal.

c. Biaya efektif dan risiko yang lebih rendah

UMKM tidak perlu mengeluarkan biaya upfront untuk iklan. Hanya membayar affiliate ketika mereka berhasil menjual produk UMKM.

d. Konversi yang lebih tinggi

Pelanggan yang datang melalui link atau kode unik dari partner affiliate cenderung memiliki minat yang lebih besar pada produk UMKM. Ini meningkatkan kemungkinan mereka melakukan pembelian.

Dalam menjalankan Affiliate Marketing terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan penjualan UMKM sehingga bisa sukses antara lain:

  1. Menemukan Partner Affiliate yang Tepat, partner affiliate yang tepat dapat membantu memperluas jangkauan pasar Anda dan secara efektif mempromosikan produk Anda.
  2. Membangun Strategi Marketing yang Jelas, buat strategi marketing jelas tentang produk Anda dan bagaimana akan dipasarkan kepada konsumen.
  3. Menjaga Hubungan yang Baik dengan Affiliate, selalu menjalin dan memelihara hubungan yang baik dengan partner affiliate sehingga mereka dapat mempromosikan produk UMKM dengan semangat dan maksimal
  4. Monitoring Hasil dan Melakukan Optimalisasi, melakukan monitoring untuk mengetahui performa dari program affiliate marketing Anda agar dapat melakukan optimalisasi dan meningkatkan keuntungan.

Bisnis afiliasi secara umum adalah halal dalam Islam. Berikut penjelasan terkait affiliate marketing dalam Islam: a) Kehalalan Produk yang Dipromosikan, produk dan jasa yang ditawarkan dalam bisnis afiliasi harus halal. Penjual harus memastikan produk atau jasa tidak melibatkan riba, judi, alkohol, atau hal lain yang haram dalam Islam. b) Transparansi, afiliasi harus jelas dalam mempromosikan produk, dan pembeli harus mengetahui bahwa tautan yang digunakan adalah tautan afiliasi. c) Keuntungan yang Adil, afiliasi harus menerima komisi yang wajar, dan penjual harus memperoleh keuntungan yang adil. Kedua belah pihak harus merasa puas dan dapat memperoleh manfaat yang seimbang.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis afiliasi halal dalam Islam ketika produk yang dipromosikan halal, afiliasi bekerja dengan transparansi, dan komisi yang diterima afiliasi adalah wajar. Komisi harus didasarkan pada upaya dan kerja afiliasi. Bisnis afiliasi dapat menjadi alternatif bisnis halal untuk orang-orang yang ingin mencari penghasilan tambahan.