Momen Halalbihalal dan Penutupan Dies Natalis, Prof Haris Beberkan Kiat Memajukan Kampus

by | May 4, 2023 | Berita | 0 comments

IAI TABAH–Di usia yang ke-29, IAI TABAH telah menggelar serangkaian kegiatan yang cukup banyak. Pada hari Kamis (4/5) siang pun resmi ditutup bertepatan dengan acara halal bihalal hari raya idul fitri 1444 H. Kegiatan ini digelar di halaman kampus dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan, seluruh dosen, staff/tendik, ketua senat, ketua yayasan, pengasuh Ponpes Tarbiyatut Tholabah, kepala sekolah dan madrasah yang ada di wilayah pantura, Rois Syuriah PCNU Lamongan, perwakilan IKA Alumni, serta pemerintah desa setempat.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Merajut Tali Silaturahmi dan Mewujudkan Kemajuan Institusi”. Dalam sambutan Dr. Alimul Muniroh, M.Ed selaku rektor IAI TABAH menyampaikan bahwa di usia ke-29, kampus terus melakukan terobosan dan membuat kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Di tahun ini halalbihalal kita selenggarakan bersamaan dengan penutupan dies natalis. Banyak kegiatan telah kita adakan, yang sesungguhnya untuk masyarakat. Karena sesuai visi IAI TABAH yakni setiap kegiatan harus dekat dan melibatkan masyarakat (empowering the society). Sehingga dapat mencapai kampus yang excellent dan prestigious,” ujar Bu Alimul.

Rektor keenam ini menambahkan bahwasanya capaian ini harus didukung oleh dosen dan tenaga pendidik serta masyarakat yang telah mempercayakan putra-putri nya untuk kuliah di IAI TABAH.

IAI TABAH sebagai kampus yang bercita-cita menjadi universitas, kini terus melakukan pengembangan baik fisik, sistem, maupun SDM nya. Drs. H. Fathur Rohman menegaskan akan mendukung penuh program-program yang menjadi sumbangsi kemajuan kampus.

“Sebagai ketua yayasan, saya mendukung apa yang menjadi program Bu Rektor. Pengembangan kampus ke Utara, pengajuan prodi baru, maupun KKN Luar Negeri ke Malaysia. Kerjasama dengan Malaysia, bagus ada banyak alumni Tabah di sana. Saya kira nanti juga butuh banyak wejangan Prof. Haris untuk kemajuan kampus ini,” terang ketua yayasan.

Halalbihalal yang dihadiri sekitar 80 lebih undangan ini dilanjutkan dengan mendengarkan orasi keagamaan dari Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag (guru besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). Putra asli Lamongan ini menuturkan dalam orasi beliau bahwa jika kampus ingin maju, harus sungguh-sungguh dan memiliki ciri khas.

“Mengembangkan kampus harus sungguh-sungguh. Buat ciri khas (genuine). Kekuatan visi misi yang khas akan membawa sertai mewarnai Perguruan Tinggi,” ungkap Rektor UIN Maliki Malang periode 2017-2021 ini.

Beliau melanjutkan, Perguruan Tinggi hebat di barat kebanyakan dulu berawal berbasis dari keagamaan. IAI TABAH adalah kampus di bawah naungan pondok pesantren. Ini modal besar yang perlu dirawat dan bila perlu “dijual”.

“Label berbasis pesantren ini jangan sampai ilang. Nadham dan syair-syair tradisi pesantren kalau bisa dimasukkan kurikulum pembelajaran,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Haris juga meminta agar kampus terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) mulai dari mahasiswa maupun dosennya.

“Kampus juga harus mampu meningkatkan SDM, diubah menjadi lebih bagus. Mulai dari memfasilitasi mahasiswa bisa berpeluang belajar di negara lain. Di mana sekalian menjadi misi dakwah (menyampaikan risalah). Rektor mendorong semua dosen-dosennya untuk minimal lanjut studi doktor. Lakukan kerjasama yang banyak, serta jangan lupa minta doa para kyai,” pungkas Prof. Haris.

(hsn)