PENTINGNYA KASIH SAYANG (PELUKAN) ORANG TUA BUAT ANAK

by | Dec 7, 2021 | Opini

Cinta pada keluarga itu menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam proses tumbuh kembang anak. Salah satu hak anak yang sering terabaikan adalah hak untuk dicintai dan disayangi; sebuah hak yang sebenarnya harus terpenuhi sejak anak masih berada di dalam kandungan. Hak untuk dicintai dan disayangi menjadi sangat krusial karena hanya anak yang pernah merasakan kasih sayanglah yang dapat memberikan kasih sayang kepada sesamanya. Orang tua menjadi sosok yang sangat berperan bagi terpenuhinya hak tersebut. Memberikan kasih sayang kepada anak merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang tua.

Masih banyak dijumpai anak-anak yang cenderung kaku dan tidak luwes dalam mengungkapkan kasih sayang mereka terhadap orang tuanya. Jane Cindy Linardi, seorang Psikolog RS Pondok Indah Bintaro Jaya dalam MSN mengatakan bahwa kejadian tersebut diakibatkan tidak adanya tradisi atau kurangnya pembiasaan yang ditanamkan oleh orang tua sejak dini pada anak-anaknya. Sikap demikan menurut Jane memberikan kesan bahwa orang tua memiliki karakter yang cenderung otoriter atau selalu ingin dituruti oleh anak disetiap kesempatannya. Maka dari itu, anak menjadi kaku dan sulit untuk mengungkapkan rasa kasih sayang terhadap kedua orang tuanya. Hal demikian tidak akan berlaku pada keluarga yang sudah mengenalkan seni mengungkapkan kasih sayang antar anggota keluarga sejak dini. Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga seperti ini akan lebih mudah dalam mengungkapkan rasa kasih sayang kepada orang tuanya karena telah dibiasakan sejak dini di lingkungan rumahnya.

Salah satu cara menunjukkan perasaan cinta dan kasih sayang orang tua kepada anak adalah dengan cara memeluk. Memeluk merupakan sentuhan fisik yang menjadi stimulasi penting untuk menumbuhkan otak yang sehat dan kuat. Otak anak yang sering dipelukan lebih berkembang jika dibandingkan dengan anak yang jarang dipeluk. Walaupun bukan berarti meningkatkan IQ anak, pelukan orang tua bisa memaksimalkan cara kerja serta perilaku anak. Bagi anak, tidak ada tempat yang paling nyaman selain dalam pelukan orang tuanya, apalagi pelukan ibunya. Ketika si anak merasa sedih, kecewa, takut, atau marah, pelukan kedua orang tua bisa menghilangkan semua perasaan tersebut. Meski terdengar sepele, sering memeluk anak dipercaya bermanfaat bagi kesehatan psikis dan fisiknya.

Berikut adalah beragam manfaat memeluk anak:

  1. Meminimalkan produksi hormone kortisol; Saat stress dan merasa tertekan, tubuh akan melepaskan hormon kortisol (hormon stress). Anak-anak belum bisa mengatur dan mengontrol emosinya dengan baik, sehingga suasana hati yang tidak menentu bisa meningkatkan produksi hormon ini. Tingginya jumlah hormone kortisol dalam tubuh bisa menyebabkan anak susah tidur, susah berkonsentrasi, mengalami kenaikan berat badan, serta menjadi tidak berenergi dan tidak bersemangat.
  2. Mengurangi perasaan cemas dan stress; Saat berpelukan, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang bisa membuat anak merasa tenang, bahagia, dan juga nyaman. Pelukan mampu memperbaiki mood-nya serta mengurangi perasaan cemas dan stres pada anak. Hal ini tidak hanya dirasakan oleh anak tapi juga bisa dirasakan oleh kedua orang tua.
  3. Menjaga kesehatan jantung; Hormonoksitosin yang dilepaskan tubuh saat berpelukan juga berdampak pada tekanan darah anak. Anak yang sering mendapatkan pelukan dari orang tua dan keluarga bisa memiliki tekanan darah yang stabil, dan hal ini baik untuk kesehatan jantungnya. Selain itu, sering memeluk anak juga bisa membuat pernapasannya lebih lancar, sehingga sirkulasi dan suplai oksigen keberbagai jaringan tubuhnya menjadi semakin membaik.
  4. Meningkatkan imunitas tubuh; Memeluk anak memicu pelepasan oksitosin, atau yang dikenal juga dengan hormon cinta. Hormon ini memiliki banyak efek penting untuk anak. Kenaikan kadar oksitosin bisa memperkuat system kekebalan tubuh anak dan menurunkan kadar hormontiroid dalam plasma yang menyebabkan luka sembuh lebih cepat. Berpelukan juga bermanfaat untuk membawa system saraf anak keadaan seimbang dan membantu memperkuat system kekebalan tubuh mereka.
  5. Merasa dicintai dan selalu didukung; Melalui pelukan, anak akan merasa lebih dicintai, dilindungi, didukung, dan diperhatikan oleh orang tuanya karena pelukan bisa menjadi salah satu bahasa cinta untuk menunjukkan penghargaan dan kasih sayang kepada si anak.
  6. Menciptakan bonding antara orang tua dan anak; Pelukan juga dapat membangun rasa kepercayaan dan rasa aman pada anak. Maka, akan membantu terciptanya komunikasi yang terbuka dan jujur antara orang tua dan anak serta mampu meningkatkan bonding atau ikatan antara Anda dan anak. Bahkan, banyak dokter yang menganjurkan seorang ibu untuk segera memeluk atau melakukan kontak skin-to-skin dengan bayinya yang baru lahir. Dengan cara ini, bayi baru lahir akan lebih cepat belajar menyusu, lebih jarang rewel atau menangis, dan tidak sulit tidur.

Meski tindakan tersebut terlihat sederhana, pelukan terbukti mempunyai banyak manfaat buat tumbuh kembang anak. Pelukan juga tidak mengenal usia, karena manfaatnya dapat dirasakan oleh anak yang baru dilahirkan hingga ia beranjak dewasa. Jadi jangan lupa, setiap memeluk anak selalu diiringi doa kebaikan untuk mereka. Jika kita bisa melakukannya setiap hari maka kita telah menebarkan benih kebaikan dalam  jiwa mereka. Sudah berapa kali Anda memeluk anak-anak hari ini? Jadi tunggu apalagi, segera peluk orang yang anda cintai agar hidup anda lebih sehat dan bahagia.

Penulis: Avif Alfiyah, M.Th.I

Editor; Intihaul Khiyaroh, M.A

Gambar ilustrasi by Sjahidul Haq Chotib, M.Pd